Mengapa Halaman Ini Ada
Halaman ini mengubah kumpulan file JPG menjadi satu dokumen PDF, dengan setiap gambar menjadi satu halaman sesuai urutan penambahan. Tidak seperti alat konversi serupa yang mungkin menggabungkan beberapa gambar ke dalam satu halaman atau memungkinkan pengaturan ulang urutan setelah unggah, alat ini bersikap linear dan tetap. Semua pemrosesan terjadi di peramban pengguna — tidak ada gambar yang dikirim ke server mana pun. Konsekuensinya langsung: hasil PDF tidak memiliki lapisan teks. Dokumen yang dihasilkan tidak dapat dicari kecuali Anda menerapkan OCR secara terpisah setelahnya. PDF yang dibuat dari gambar hanyalah wadah halaman bitmap; Anda tidak dapat menyunting teks di dalamnya seperti pada dokumen yang dibuat dari pengolah kata.
Input dan Output
Input yang Diterima
Pengguna menyediakan file gambar JPG. Batasannya:
- Maksimum 20 gambar per sesi.
- Setiap file maksimal 80 MB.
Output yang Dihasilkan
Satu file PDF yang berisi semua gambar sebagai halaman terpisah. Setelah konversi selesai, panel hasil menampilkan:
- "Created ‹count› PDF file." — jumlah file PDF yang dibuat (selalu 1).
- "Source" — ukuran total seluruh gambar input.
- "Output" — ukuran file PDF yang dihasilkan.
- "Pages" — jumlah halaman dalam PDF.
- Tombol "Download" untuk menyimpan PDF.
- Baris ringkasan: "Created ‹pages› page(s): ‹original› -> ‹output›"
Panel hasil ini muncul setelah konversi berhasil. Proses dimulai saat pengguna mengeklik tombol "Create PDF", yang dinonaktifkan hingga setidaknya satu file dipilih.
Aturan dan Kasus Batas yang Perlu Diketahui
Halaman ini memulai dalam mode "Images to PDF". Tombol "Create PDF" dan "Clear" tidak aktif sampai ada file yang dipilih. Jika pengguna tidak memilih file sama sekali, pesan "Choose at least one file." muncul.
Batas Jumlah dan Ukuran File
- Jika pengguna memilih lebih dari 20 gambar, muncul: "Choose up to ‹max› images at a time."
- Jika ada file berukuran lebih dari 80 MB, muncul: "Each file must be ‹max› or smaller."
- Jika file kosong (ukuran 0 byte), muncul: "This file is empty."
Format dan Kegagalan Pemrosesan
- Jika pengguna memilih jenis file yang tidak didukung (misalnya file PDF saat dalam mode gambar-ke-PDF), muncul: "This file type is not supported for the selected direction."
- Jika gambar tidak dapat didekode — mungkin karena korup atau sebenarnya bukan gambar — muncul: "This image could not be decoded. It may be corrupted or not actually an image."
- Jika satu file gagal diproses: "Conversion failed. Try another file."
- Jika beberapa file gagal: "‹count› file(s) could not be processed."
- Untuk format gambar yang tidak termasuk dalam JPG, muncul: "Choose image files: JPG, PNG, WebP, AVIF, GIF, HEIC or HEIF."
Semua aturan ini diterapkan di sisi klien. Tidak ada unggahan ke server, sehingga tidak ada jalan untuk mengatasi korupsi file melalui pemrosesan server.
Mengapa Hasil PDF Tidak Dapat Dicari
PDF yang dihasilkan dari gambar JPG tidak mengandung lapisan teks. Setiap halaman PDF adalah representasi bitmap dari gambar asli. Meskipun PDF modern dapat menyertakan teks yang dapat dipilih dan dicari (misalnya dari konversi dokumen Word), alat ini hanya menyematkan gambar mentah ke dalam wadah PDF. Akibatnya, pembaca PDF tidak akan menemukan kata atau karakter untuk diindeks. Jika Anda membutuhkan dokumen yang dapat dicari, Anda harus menjalankan OCR (Optical Character Recognition) pada PDF setelah konversi.
Perlu dicatat juga bahwa file JPG menggunakan kompresi lossy, yang berarti setiap gambar telah kehilangan beberapa informasi asli saat pertama kali disimpan sebagai JPG. Ketika JPG dikonversi ke PDF, PDF dapat menggunakan kompresi ulang (misalnya kompresi DCTDecode untuk JPEG), tetapi data bitmap yang hilang tidak dapat dipulihkan. Ukuran output PDF biasanya lebih kecil dari total ukuran input JPG karena setiap gambar dikodekan ulang pada pengaturan kualitas tinggi saat PDF dikemas.
Cara Kerja Pemrosesan Lokal di Peramban
Semua konversi terjadi di dalam peramban pengguna. Tidak ada data yang dikirim ke server. Ini berarti:
- Privasi terjaga — gambar tidak meninggalkan perangkat.
- Namun, proses terbatas oleh memori perangkat. Jika Anda memproses 20 gambar berukuran 80 MB masing-masing, total 1.5 GB data harus dimuat ke dalam memori. Peramban dengan memori rendah mungkin gagal atau melambat.
- Tidak ada batas waktu unggah, karena tidak ada unggahan.
- Kecepatan konversi tergantung pada perangkat keras lokal, terutama CPU dan kecepatan akses memori.
Halaman ini memproses file satu per satu dan menampilkan baris status seperti "Processing ‹file› (‹done›/‹total›)..." saat bekerja.
Kapan Harus Menggunakan Halaman Ini, dan Kapan Tidak
Alat ini ideal jika Anda perlu menggabungkan beberapa foto kamera (biasanya JPG) menjadi satu file PDF untuk dibagikan atau diarsipkan. Contoh penggunaan:
- Menggabungkan hasil scan halaman fisik (disimpan sebagai JPG) menjadi satu dokumen untuk dikirim melalui email.
- Mengumpulkan beberapa foto produk menjadi portfolio dalam format PDF.
- Membuat arsip halaman catatan tulisan tangan yang difoto.
Namun, alat ini tidak cocok jika:
- Anda perlu mengatur ulang urutan halaman setelah menambahkan gambar — urutan ditentukan pada saat pemilihan file. Anda harus memulai ulang dengan urutan yang benar.
- Anda membutuhkan teks yang dapat dicari atau disalin — gunakan alat OCR setelahnya.
- Anda perlu menggabungkan beberapa gambar ke dalam satu halaman (misalnya dua foto per halaman) — alat ini membuat setiap gambar menjadi satu halaman.
- Anda memiliki lebih dari 20 gambar — Anda harus memproses dalam batch terpisah dan kemudian menggabungkan PDF yang dihasilkan dengan alat penggabungan PDF lain.
FAQ
1. Apakah alat ini mendukung format gambar selain JPG?
Tidak, halaman ini hanya menerima JPEG (.jpg / .jpeg).
2. Mengapa file PDF yang dihasilkan lebih besar dari total ukuran JPG?
Ini tidak biasa tetapi dapat terjadi jika gambar input sangat terkompresi (kualitas rendah) dan PDF mengkompresi ulang dengan algoritma berbeda yang mempertahankan lebih banyak detail. Biasanya outputnya lebih kecil.
3. Bisakah saya menambahkan lebih dari 20 gambar?
Tidak, batas per sesi adalah 20 gambar. Jika Anda perlu menggabungkan lebih banyak, proses dalam beberapa batch lalu gabungkan hasil PDF dengan alat lain.
4. Apakah gambar saya aman? Apakah dikirim ke server?
Tidak ada pengiriman data. Semua pemrosesan terjadi di peramban Anda. Ini dijamin oleh fakta bahwa alat berjalan sepenuhnya di sisi klien. Tidak ada permintaan jaringan yang membawa data gambar.
5. Mengapa muncul pesan "This image could not be decoded"?
Pesan ini berarti file gambar Anda mungkin korup, tidak lengkap, atau memiliki format yang tidak dikenali meskipun ekstensinya JPG. Coba buka file tersebut di aplikasi penampil gambar untuk memverifikasi integritasnya. Jika dapat dibuka, mungkin ada masalah dengan header atau metadata yang tidak standar.
6. Apakah hasil PDF dapat diedit teksnya?
Tidak, karena PDF hanya berisi bitmap dari gambar. Tidak ada lapisan teks. Jika Anda perlu mengedit teks, Anda harus menjalankan OCR terlebih dahulu untuk mendapatkan teks yang dapat dipilih, lalu salin ke pengolah kata. Namun, setelah itu Anda tidak dapat mengedit gambar itu sendiri secara langsung.